Selasa, 07 Januari 2014

Kebo Iwa, Panglima Militer Bali Pada Awal Abad ke-14


Minggu, 31 Juli 2011  Dibaca : 3018 kali
Kebo Iwa, Panglima Militer Bali Pada Awal Abad ke-14  Sumber Foto : google.co.id
Kebo Iwa adalah salah seorang panglima militer Bali pada masa pemerintahan Prabu Sri Asta Sura Ratna Bumi Banten pada awal abad ke-14. Nama lain dari Kebo Iwa adalah Kebo Wandira atau Kebo Taruna yang bermakna kerbau yang perjaka. Pada masa itu nama-nama binatang tertentu seperti kebo (kerbau), gajah, mahisa (banteng), banyak (angsa) lazim dipakai sebagai titel kehormatan khususnya di Bali ataupun Jawa.

Panglima muda yang bertempat tinggal di desa Blahbatuh dan anak dari Panglima Rakyan Buncing ini sering digambarkan sebagai pemuda bertubuh tinggi besar yang mengusai seni perang selain ilmu arsitektur. Undagi (arsitek tradisonal Bali) ini membangun berbagai tempat ibadah di Bali dan tak segan-segan mengangkut sendiri batu-batu besar dengan kekuatan fisiknya.

Mahapatih Majapahit, Gajah Mada, memandang Kebo Iwa dan Pasung Grigis, panglima Bali yang lebih senior dan ahli strategi militer, sebagai batu sandungan politik ekspansionisnya. Untuk itu ia melakukan tipu muslihat dengan menghadap raja Bali dan menawarkan perdamaian. Ia mengundang Kebo Iwa untuk datang ke Majapahit dan dinikahkan dengan seorang putri dari Lemah Tulis sebagai tanda persahabatan antar kedua negara. Namun sesampai di Majapahit, Kebo Iwa kemudian dibunuh.

Gugurnya Kebo Iwa mempermudah ekspedisi penaklukan Bali yang dipimpin Adityawarman, panglima berdarah Singhasari-Dharmasraya, pada tahun 1343.

sumber : wikipedia

Foto Ular Cobra Berkepala 5 Hebohkan Warga Bangli


Foto Ular Cobra Berkepala 5 Hebohkan Warga BangliSumber Foto : beritabali.com/ist
Beritabali.com, Denpasar. Beredarnya foto ular cobra berkepala 5 membuat warga Bali penasaran. Foto ular cobra berkepala 5 awalnya beredar di blackberry masenger (BBM) sebelum akhirnya beredar luas dan menghebohkan warga Bangli dan sekitarnya.
Pasca beredarnya foto ular cobra berkepala 5 itu, sejumlah warga Bali pun saling bertanya untuk memastikan kebernarannya.
"Bener itu foto ular cobra berkepala lima. Asli apa tidak itu fotonya," ucap Gek Sintya penasaran.
Informasi yang beredar, ular cobra berkepala 5 itu muncul di salah satu sungai di Desa Peninjoan, Kabupaten Bangli, Bali.
"Karena penasaran tadi saya ke Desa Peninjoan dan bertanya pada warga sekitar katanya memang benar sering ada ular berkepala 5 muncul di sungai. Bahkan warga sekitar mengaku sering melihat naga besar," tutur Wayan Hoby, salah seorang warga Bangli.
Hingga kini belum diketahui pasti kebenaran terkait ular cobra berkepala 5 itu. Pihak kepolisian ataupun tokoh adat setempat juga belum memberikan keterangan tentang sosok ular yang menghebohkan tersebut.
"Itu hanya keyakinan masyarakat di Desa Peninjoan kalau ada penghuni naga besar," imbuh Made Sukra

Jawaban NASA Tentang Segitiga Bermuda


BeritaUnik.net
Pada Minggu 5 Desember 2010 kemarin, sejumlah orang berkumpul di Bandara Internasional Fort Lauderdale, Hollywood. Mereka mengenang kejadian hilangnya skuadron Flight 19, 65 tahun lalu.
Lima pesawat dan 14 kru pesawat itu hilang di Segitiga Bermuda, sebuah kawasan yang berada dalam garis  imajiner yang menghubungkan  tiga wilayah yaitu  Bermuda, Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat.
Banyaknya kapal dan pesawat yang raib di kawasan itu membuat Segitiga Bermuda jadi salah satu lokasi paling misterius di muka Bumi.
Sejumlah spekulasi beredar, bahwa di Segitiga Bermuda terdapat lubang hitam ‘black hole’, atau alien yang bersembunyi di bawah lautan, portal ke dimensi lain, gas methan, lokasi Atlantis yang hilang, hingga rumah iblis, Dajal.
Sejumlah pertanyaan soal Segitiga Bermuda juga disodorkan ke Badan Antariksa AS, NASA. Berikut jawabannya. Apakah ada hubungan antara Segitiga Bermuda dan lubang hitam ‘black holes’?
Tidak ada lubang hitam di Segitiga Bermuda. Pada kenyataannya, bahkan tak  ada yang namanya Segitiga Bermuda. Banyaknya kasus kehilangan di wilayah itu konsisten dengan wilayah lainnya. (Ilmuwan NASA, Dr Eric Christian)
Segitiga Bermuda dan  Zona De Silencia di Meksiko berada pada garis lintang yang sama dan kedua tempat ini misterius. zona De Silencia diketahui bisa  menarik meteorit dari langit, sementara Segitiga Bermuda dikenal karena banyak kapal dan pesawat yang hilang secara misterius. Mengapa dua wilayah ini tidak diteliti?
Fakta-fakta tentang lokasi tersebut salah. Tidak ada bagian dari Bumi yang bisa menarik meteorit dari langit, tidak ada anomali gravitasi yang aneh. Medan gravitasi bumi telah dipetakan dengan presisi luar biasa terutama oleh perusahaan yang menggunakan peta gravitasi untuk mengetahui potensi minyak dan mineral.
Juga tidak ada penghilangan lebih misterius di Segitiga Bermuda daripada di bagian laut lain di zona badai.  Artinya, tidak ada yang misterius dari dua lokasi tersebut. Saya sarankan agar Anda mencoba untuk mengevaluasi akurasi sumber Anda dan menghubungkannya dengan dunia nyata, bukan fantasi ini. (Astrobiologis dan ilmuwan senior NASA, David Morrison)
Jawaban NASA senada dengan apa yang dimuat situs Sejarah Angkatan Laut Amerika Serikat, www.history.navy.mil. Dijelaskan, bahwa faktor signifikan yang menyebabkan hilangnya kapal di Segitiga Bermuda adalah arus laut yang kuat, disebut Gulf Stream.
Badai yang datang tiba-tiba itulah yang menyebabkan kapal angkatan laut  hilang di Bahama, Saratoga. Kapal dan-krunya hilang tak berbekas pada 18 Maret 1781.
Dijelaskan juga bahwa tidak hanya di Segitiga Bermuda, banyak kapal-kapal Angkatan Laut AS lainnya telah hilang di laut karena  badai di seluruh dunia — secara mendadak.
Kapal dan pesawat bisa hilang secara tiba-tiba di wilayah Segitiga Bermuda itu karena anomali kompas yang bisa mengacaukan sistem navigasi. Soal adanya anomali ini pernah dicatat oleh Columbus dalam pelayarannya.
Dalam sejumlah catatan disebutkan bahwa Segitiga Bermuda adalah salah satu dari dua  lokasi di dunia yang memiliki anomali. Wilayah lain adalah laut Jepang dan Filipina, yang juga dikenal dengan nama yang mirip, ‘Segitiga Formosa’

Naksir Bu Guru

bu_guru_cantikBu Guru: “Baik, sebelum pulang ada yang mau bertanya?”
Bejo: “Saya Bu!”
Bu Guru: “Iya, apa pertanyaannya?”
Bejo: “Maukah Ibu jadi pacarku?”
Bu Guru: “Orang kayak kamu mau jadi pacar Ibu?” Huek! Ga pentes!
Bejo: “Trus orang ganteng kayak saya ini pantesnya jadi pacar siapa dong Bu?”
Bu Guru: “Kamu ini bandel sekali! Sekolah itu yang bener. Belajar dengan serius. Punya cita-cita ga sih kamu?”
Bejo: “Punya dong Bu..”
Bu Guru: “Apa cita-citamu?”
Bejo: “Dulu cita-cita saya ingin jadi pilot, tapi semenjak masuk sekolah dan ketemu Ibu, cita-cita saya berubah ingin membahagiakan Ibu..
Bu Guru: “Bejo..!! Kamu kalo masih suka godain Ibu, Ibu akan panggil kepala sekolah!”
Bejo: “Dih jangan dong Bu, panggil Mas aja biar lebih mesra..
Bu Guru: #*&^%$]/@
#Lemparsepat

Tanda Tanda Orang yang Akan Meninggal

BeritaUnik.net - Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?
Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.
Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:
1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.
Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.

Tanda Tanda Orang yang Akan Meninggal

BeritaUnik.net - Semua yang hidup pasti akan mati. Seperti apa proses kematian yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup?
Tidak mudah memang memprediksikan secara tepat kapan seseorang akan meninggal. Kematian itu sendiri bisa disebabkan sakit, kecelakaan atau sebab lainnya.
Pada kondisi normal seperti orang sakit biasanya seseorang akan menunjukkan gejala yang mengindikasikan bahwa hidupnya akan segera berakhir beberapa minggu lagi seperti dikutip dari Mayoclinic yaitu:
1. Merasa gelisah.
Seseorang akan merasa tidak tenang serta sulit tidur, selain itu dia akan seringkali mengganti posisi saat tidur karena perasaan gelisah.
2. Menarik diri.
Seseorang tidak ingin lagi terlibat dalam aktifitas sosial ataupun melakukan kegiatan favoritnya.
3. Sering mengantuk.
Seseorang akan menghabiskan lebih banyak waktunya untuk tidur.
4. Kehilangan nafsu makan.
Seseorang hanya akan makan dan minum dalam jumlah sedikit dan berbeda dari biasanya.
5. Mengalami jeda saat bernapas.
Hal ini biasanya terjadi saat seseorang sedang tidur ataupun terjaga.
6. Luka yang sulit sembuh.
Luka atau infeksi yang dialami mengalami kesulitan untuk disembuhkan.
7. Pembengkakan.
Pada beberapa orang terjadi pembengkakan di daerah tangan, kaki atau bagian tubuh lain.
Proses sekarat mulai terjadi ketika tubuh tidak bisa mendapatkan asupan oksigen yang diperlukan untuk bisa bertahan hidup. Sel yang berbeda akan memiliki kecepatan kematian yang berbeda pula, sehingga panjangnya proses seseorang sekarat tergantung pada sel-sel yang kekurangan oksigen ini.
Sedangkan otak memerlukan oksigen dalam jumlah yang besar dan hanya memiliki sedikit oksigen cadangan. Sehingga jika asupan oksigen berkurang maka akan mengakibatkan kematian sel dalam waktu 3-7 menit saja.
Beberapa tanda yang ditunjukkan oleh orang yang sekarat adalah lebih banyak tidur, hal ini untuk menghemat energi yang tinggal tersisa sedikit di tubuh. Ketika energi tersebut hilang, maka seseorang akan kehilangan nafsu untuk makan ataupun minum. Proses menelan pun menjadi sulit dan mulut akan sangat kering, sehingga memaksa orang yang sekarat untuk minum akan membuatnya tersedak.
Selain itu orang yang sekarat akan kehilangan kontrol pada kandung kemih dan ususnya, sehingga seringkali terlihat mengompol. Orang akan merasa bingung, gelisah dan tidak tenang karena tidak dapat bernapas dengan teratur. Ketika sel-sel di dalam tubuh mulai kehilangan sambungan, maka akan mengalami kejang otot.
Kematian akan semakin mendekat jika kaki dan tangan terasa dingin dan mulai sedikit membiru akibat terhentinya aliran darah ke daerah tersebut. Tapi lama-kelamaan akan semakin menyebar ke bagian tubuh atas seperti lengan, bibir dan kuku. Selain itu orang menjadi tidak responsif, meskipun matanya terbuka tapi memiliki tatapan mata kosong atau tidak melihat sekelilingnya.
Setelah itu pernapasan akan terhenti sama sekali dan diikuti oleh berhentinya kerja jantung, maka secara klinis orang tersebut sudah mati karena tidak ada sirkulasi dan cadangan oksigen untuk bisa mencapai sel-sel di tubuh. Namun kematian klinis bisa dikembalikan melalui proses CPR (napas bantuan), transfusi atau ventilator. Tapi jika 4-6 menit setelah kematian klinis tidak ada perubahan, maka itu artinya jantung sudah tidak bisa bekerja lagi.
Karena jantung sudah tidak bekerja, maka secara otomatis aliran darah dan oksigen ke seluruh tubuh dan otak juga akan terhenti. Akibat tidak adanya asupan oksigen dan darah ke otak, maka dalam hitungan beberapa detik otak juga akan mati dan disitulah akhir dari perjalanan hidup seorang manusia.

Jangan Keramas Lebih dari 2 Kali dalam Seminggu!


Jangan Keramas Lebih dari 2 Kali dalam Seminggu!
(endalldisease.com)
Liputan6.com, New York : Membersihkan rambut dengan sampo mungkin sudah Anda kuasai caranya. Tapi, apakah sudah benar-benar sesuai dengan aturan yang ada?
Editor di PopSugar Beauty Maria Del Russo berbagi enam tips agar Anda benar saat membersihkan rambut Anda seperti dikutip HuffingtonPost, Senin (6/1/2014):
1. Basahkan rambut dengan air selama empat menit sebelum menerapkan sampo apa pun. Kemudian pastikan Anda membilas hingga sampo benar-benar bersih.
2. Hindari menumpuk rambut di atas kepala karena bisa membuatnya menjadi kusut.
3. Tangani rambut Anda dengan lembut dan gunakan ujung jari untuk memujat kulit kepala.
4. Tak perlu membilas dan mengulangi setiap kali keramas kecuali jika rambut sangat kotor.
5. Keramas jangan lebih dari dua kali seminggu karena minyak di kulit kepala bagus untuk rambut.
6. Wanita berambut keriting, tebal, atau kering harus menggunakan kondisioner untuk menjaga kelembabannya, karena banyak sampo mengandung bahan kimia seperti sulfat yang dapat menghilangkan kelembaban rambut.

Doyan Banget Minum Alkohol, Ini Akibatnya!


Doyan Banget Minum Alkohol, Ini Akibatnya!
Liputan6.com, New York : Segala yang berlebihan tak bagus di tubuh. Termasuk saat mengonsumsi minuman alkohol. Terlalu banyak minum mengandung alkohol bisa menyebabkan kematian.
Center for Diseas Control (CDC) melaporkan, minum berlebihan menyebabkan lebih dari 75.000 kematian di Amerika Serikat setiap tahunnya seperti dikutip dari situsnya, Senin (6/1/2014).
Menurut Dietary Guidelines for Americans, jika Anda minum minuman beralkohol, lakukan moderasi, tak lebih dari satu gelas per hari bagi wanita dan pria tak lebih dari dua minuman per hari. Namun, ada beberapa orang yang seharusnya tak minum minuman beralkohol. Siapa saja?
  1. Hamil dan mencoba hamil
  2. Minum obat sesuai resep karena obat bisa menyebabkan reaksi berbahaya bila dicampur alkohol
  3. Kurang dari 21 tahun
  4. Sedang pemulihan dari alkohol atau tak bisa mengontrol jumlah yang diminum
  5. Menderita kondisi medis yang diperburuk alkohol
  6. Bencana saat mengemudi atau kegiatan lain yang membutuhkan keterampilan dan kewaspadaan
Ada beberapa kategori dalam minum beralkohol yang berlebihan termasuk minum berat, pesta minuman keras. Seseorang yang pesta minuman keras paling sering mengonsumsi alkohol berlebihan jika:
  1. Wanita jika mengonsumsi 4 atau lebih minuman dalam acara tunggal
  2. Pria mengonsumsi 5 atau lebih minuman dalam acara tunggal.

Sementara, peminum berat didefinisikan jika mengonsumsi
  1. Wanita lebih dari 1 gelas per hari
  2. Pria lebih dari 2 minuman per hari
Minuman beralkohol ini bisa berisiko untuk kesehatan dalam segera mungkin atau jangka panjang.
Efek langsung yang paling sering terjadi usai pesta minuman keras seperti:
  1. Cedera yang tak disengaja, termasuk kecelakaan lalu lintas, jatuh, tenggelam, luka bakar
  2. Kekerasan, termasuk kekerasan pasangan dan anak. Sekitar 35 persen korban melaporkan pelaku berada di bawah pengaruh alkohol.
  3. Perilaku seksual berisiko, termasuk hubungan seks tanpa kondom, hubungan seks dengan banyak pasangan dan risiko kekerasan seksual
  4. Keguguran dan kelahiran meninggal pada wanita hamil serta kombinasi dari cacat lahir fisik dan mental di kalangan anak-anak
  5. Keracunan alkohol, keadaan darurat medis yang dihasilkan kadar alkohol yang tinggi di darah yang menekan sistem saraf pusat dan menyebabkan hilangnya kesadaran, tekanan darah rendah, dan suhu tubuh, koma, depresi pernapasan, dan kematian.
Sedangkan, risiko jangka panjang dari minuman beralkohol jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan perkembangan penyakit kronis, gangguan neurologis, dan masalah sosial.
  1. Masalah neurologis, termasuk demensia, stroke, dan neuropati (gangguan saraf tepi)
  2. Masalah kardiovaskular, termasuk infark miokard, kardiomiopati, fibrilasi atrium dan hipertensi.
  3. Masalah kejiwaan, termasuk depresi, kecemasan, dan bunuh diri.
  4. Masalah sosial, termasuk pengangguran, produktivitas yang hilang, dan masalah-masalah.
  5. Kanker mulut, tenggorokan, kerongkongan, hati, usus, dan payudara.
  6. Penyakit hati termasuk hepatitis
  7. dan sirosis
  8. Masalah pencernaan lainnya termasuk pankreatitis dan gastritis.

Potongan Tubuh Berjatuhan dari Pesawat Gegerkan Arab Saudi


Potongan Tubuh Berjatuhan dari Pesawat Gegerkan Arab Saudi
(businessinsider.com)
Liputan6.com, Jeddah : Momen mengerikan terjadi saat pesawat milik sebuah Maskapai Arab Saudi terbang melintasi langit Jeddah. Beberapa potongan bagian tubuh berjatuhan dari pesawat ke permukiman warga Jeddah. Masyarakat setempat pun kaget.
Warga Jeddah awalnya sangat heran saat ada beberapa potongan tubuh jatuh dari atas langit pada Minggu 5 Januari 2014 dini hari. Beberapa orang yang melihat mencoba keluar dan mencari tahu. Mereka kemudian melihat pesawat dan menduga kuat potongan tubuh berasal dari pesawat tersebut.
Seorang juru bicara maskapai Nawaf Bin Nasser Al Bouq mengatakan, kepolisian setempat menerima laporan dari warga bahwa ada potongan tubuh yang jatuh dari pesawat yang tengah terbang.
"Ada yang menelepon polisi pada pukul 02.30 dari warga yang berada di darah Musrefa, Jeddah," kata Nawaf, seperti dimuat Gulf Times, Senin (6/1/2014).
Dia menjelaskan, dugaan awal, potongan tubuh itu jatuh dari bagian roda pendaratan pesawat. Namun belum bisa dipastikan potongan tubuh itu milik siapa dan dari pesawat maskapai mana. "Penyelidikan masih kita terus lakukan," ujar Nawaf.
Kejadian ini terjadi sebelum pesawat Boeing 767-300ER dari Iran mendarat darurat di Bandara Madinah, pada hari yang sama, tepatnya Minggu 5 Januari pagi, beberapa jam setelah potongan tubuh jatuh di Jeddah.
Akibat insiden pendaratan mendadak itu, 29 orang terluka. Belum bisa dipastikan apakah ada keterkaitan antara potongan tubuh dan pendaratan pesawat mendadak.
Dugaan lain menyebut bahwa potongan tubuh itu berasal dari seorang imigran gelap yang nekat masuk pesawat melalui celah roda pendaratan. Sebab beberapa kasus imigran gelap di Timur Tengah tewas di bagian ruang roda pesawat pernah terjadi.
Bahkan kepala keamanan bandara di Beirut, Lebanon, mengundurkan diri, pada 2010, lantaran ditemukan seorang mayat imigran gelap di ruang roda pesawat yang menuju Arab Saudi. Jasad itu ditemukan oleh teknisi pesawat yang sedang memeriksa bagian roda. 

Potongan Tubuh Berjatuhan dari Pesawat Gegerkan Arab Saudi


Potongan Tubuh Berjatuhan dari Pesawat Gegerkan Arab Saudi
(businessinsider.com)
Liputan6.com, Jeddah : Momen mengerikan terjadi saat pesawat milik sebuah Maskapai Arab Saudi terbang melintasi langit Jeddah. Beberapa potongan bagian tubuh berjatuhan dari pesawat ke permukiman warga Jeddah. Masyarakat setempat pun kaget.
Warga Jeddah awalnya sangat heran saat ada beberapa potongan tubuh jatuh dari atas langit pada Minggu 5 Januari 2014 dini hari. Beberapa orang yang melihat mencoba keluar dan mencari tahu. Mereka kemudian melihat pesawat dan menduga kuat potongan tubuh berasal dari pesawat tersebut.
Seorang juru bicara maskapai Nawaf Bin Nasser Al Bouq mengatakan, kepolisian setempat menerima laporan dari warga bahwa ada potongan tubuh yang jatuh dari pesawat yang tengah terbang.
"Ada yang menelepon polisi pada pukul 02.30 dari warga yang berada di darah Musrefa, Jeddah," kata Nawaf, seperti dimuat Gulf Times, Senin (6/1/2014).
Dia menjelaskan, dugaan awal, potongan tubuh itu jatuh dari bagian roda pendaratan pesawat. Namun belum bisa dipastikan potongan tubuh itu milik siapa dan dari pesawat maskapai mana. "Penyelidikan masih kita terus lakukan," ujar Nawaf.
Kejadian ini terjadi sebelum pesawat Boeing 767-300ER dari Iran mendarat darurat di Bandara Madinah, pada hari yang sama, tepatnya Minggu 5 Januari pagi, beberapa jam setelah potongan tubuh jatuh di Jeddah.
Akibat insiden pendaratan mendadak itu, 29 orang terluka. Belum bisa dipastikan apakah ada keterkaitan antara potongan tubuh dan pendaratan pesawat mendadak.
Dugaan lain menyebut bahwa potongan tubuh itu berasal dari seorang imigran gelap yang nekat masuk pesawat melalui celah roda pendaratan. Sebab beberapa kasus imigran gelap di Timur Tengah tewas di bagian ruang roda pesawat pernah terjadi.
Bahkan kepala keamanan bandara di Beirut, Lebanon, mengundurkan diri, pada 2010, lantaran ditemukan seorang mayat imigran gelap di ruang roda pesawat yang menuju Arab Saudi. Jasad itu ditemukan oleh teknisi pesawat yang sedang memeriksa bagian roda. 

Jokowi Jenguk Ibu yang Melahirkan di Jembatan Penyeberangan

: Gubernur DKI Jakarta Jokowi menjenguk Mutia Rahmawati (33), wanita yang melahirkan di jembatan penyeberangan orang (JPO) Halte Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur. Untuk menemui Mutia, pria kurus bernama lengkap Joko Widodo itu bertandang ke Puskesmas Jatinegara.
Saat Jokowi tiba di Puskesmas Jatinegara, wanita asal Kediri, Jawa Timur, itu ternyata tengah tak berada di sana. Mutia baru pergi ke Kantor Dinas Sosial. Kepala Puskesmas Jatinegara Yeni Restuti pun lantas menghubungi Mutia dan memintanya kembali.
"Orangnya lagi ke Dinas Sosial Pak, ini saya suruh balik lagi," kata Yeni di lokasi, Selasa (7/1/2014).
Tak perlu waktu lama bagi Jokowi untuk bisa bertemu Mutia. Beberapa menit berselang wanita berjilbab itu pun tiba. Keduanya lantas dipertemukan di ruang tunggu pasien.
"Gimana kondisinya sekarang? Sudah baikan?" tanya Jokowi kepada Mutia.
Mutia pun menjawab lembut, "Alhamdulillah sehat, Pak, lebih baik sekarang kondisinya."
Jokowi kemudian mengusap-usap kepala ketiga anak Mutia yang lain dan menyalaminya satu per satu. "Ini toh anak-anaknya, cukup ya habis ini," imbau Jokowi.
Sambil menyalami Mutia, Jokowi memberikan amplop berisi sejumlah uang kepada Mutia yang telah ditinggal pergi sang suami dan ayahnya untuk selama-lamanya. "Ini diterima ya, buat tambah-tambah," ucap Jokowi kepada Mutia.

Jumat, 25 Oktober 2013

SEMUA KARENA KARMA By Siva Nataraja

Ilustrasi
Mungkin bukan hanya saya yang pernah diiming-imingi hadiah yang luar biasa yaitu  dijanjikan ‘masuk sorga’ jika mau beralih agama. Ini bukan cerita yang mengada-ada, ketika pada satu kesempatan teman saya mengajak berdiskusi seputar masalah keyakinan masing masing. Banyak topik yang ditanyakan oleh teman saya mulai dari simbol-simbol keagamaan, ritual dan sedikit filsafat. Pertanyaannya kritis juga menurut saya, ya pantaslah begitu karena dia seorang aktivis yang berbau keagamaan. Penampilan teman saya yang bernama Slamet ini agak lain, celana panjangnya hanya sampai 5 cm di atas mata kaki, dan jidatnya bertanda hitam (maaf…mungkin hanya kebetulan saja mirip tanda di jidat para pelaku bom Bali), entahlah… mungkin karena terlalu sering sujud atau memang itu adalah salah satu tanda sektarian seperti dalam Hindu yang menggunakan pasta cendana (simbol kaki padma).
 
Dengan pengetahuan yang ‘pas-pasan’ atau mungkin kurang, saya mencoba untuk memberikan sedikit penjelasan seputar masalah-masalah itu. Teman saya manggut-manggut entah mengerti atau tidak, yang jelas diskusi kami pun semakin ‘seru’,  sampai kemudian teman saya berkata, “Yan, apakah kamu sudah mantap di agamamu?”  Saya yang belum paham maksud pertanyaan itu kemudian balik bertanya, “maksudmu?” Raut wajah teman saya kemudian berubah menjadi sangat serius. Katanya, “Yan, kalau kamu mau… ikutlah agama saya, kamu bakalan masuk sorga lho”.
Saya yang tidak menyangka pembicaraan ini akan menyerempet ke sana jadi agak kaget juga, “Ah yang benar Met, masak sih?” Saya pura-pura ikut serius. Dia kemudian semakin bersemangat untuk menjelaskan bahwa agamanyalah yang paling sempurna. Jangan heran katanya, apa yang ada di Hindu ada juga di agamanya karena agamanya merupakan rangkuman dari kebenaran semua agama di dunia. Pendeknya semua sudah ada dalam dua kitab sucinya, kemudian dia sempat juga mengemukakan perumpamaan yang bagus bahwa produk apa pun yang keluar belakangan sudah pasti lebih baik kualitasnya, seperti itu juga agamanya.

Saya yang mulai sedikit tersinggung kemudian mengeluarkan tantangan, “Oke… Met, mungkin keyakinan saya akan bisa goyah dan saya bisa saja ikut agamamu jika kamu dapat menjawab, “Mengapa ada orang kaya dan orang miskin?” Sengaja saya pilih pertanyaan yang tampaknya sangat sederhana namun berkait mutlak dengan Panca Sradha. Teman saya dengan berseri-seri (mungkin karena pertanyaannya dianggap terlalu mudah) kemudian menjawab, “Itu karena kehendak Tuhan, karena Beliau tahu apa yang terbaik bagi umatNya. Mendapat jawaban itu, saya katakan, “kasihan benar ya nasibnya orang yang lahir miskin dan cacat, yang karena kemiskinannya sering kelaparan, terus… karena keadaan itu dan untuk bertahan hidup kemudian menjadi jahat (pencopet, pencuri, perampok, pembunuh), terus… ditangkap polisi dan diadili, terus…dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, terus…meninggal di penjara, terus…kalau sudah begitu rohnya akan masuk neraka yang menurut kamu neraka jahanam itu kekal selamanya (abadi). Yah...sungguh kasihan, sudah sengsara di dunia, dapat neraka pula di akhirat. Lalu, di mana keadilan Tuhan kepada ciptaanNya? Jika begitu, bukankah Tuhan sudah berbuat semena-mena terhadap umatNya? Coba kamu berikan jawaban yang logislah sedikit! Teman saya kemudian berkata, “Ya, itu rahasia Tuhan…, kajian ini masuk pada pokok bahasan yang tidak boleh diperdebatkan, yang penting kita harus yakin, serahkan urusan seperti itu kepada Tuhan.” Beliau tahu apa yang terbaik bagi umatNya.

“Met, saya mungkin bukan orang suci, tetapi saya begitu menikmati indahnya ‘luapan logika’ yang yang mengalir dari agama yang saya anut, sebab menurut saya ajaran agama itu harus logis.  Ajaran agama yang saya anut semuanya masuk akal. Kami orang-orang Hindu bukan semacam ‘keranjang sampah dogma’ juga kami tidak mengenal ‘kultus individu’. Teman saya kemudian bungkam. Saya tepuk pundaknya, Oke Met, jika besok atau lusa kamu sudah dapat jawaban yang logis, kita diskusi lagi ya?”

Ilustrasi di depan hanyalah sebuah bentuk penyadaran bahwa kita jangan goyah karena iming-iming atau propaganda murahan sebab ajaran Hindu sudah maha sempurna, karena sesungguhnya Weda mengandung semua ajaran moral dan cita-cita suci, sebagaimana  diamanatkan dalam sebuah mantra berikut.

Sarvam Vedat Prasidhyati,
Vedokhilo Dharmamulam

Artinya: Segala sesuatu dapat dibuktikan melalui Weda, Weda adalah akar atau sumber dari semua dharma.
            Maharsi  Wararuci dalam bukunya Sarasamucchaya dengan bangga menyatakan, “Apa yang terdapat di luar Hinduisme sudah pasti terdapat dalam Hinduisme, tetapi apa yang terdapat dalam Hinduisme belum tentu terdapat di luar Hinduisme”. 
Nah, kalau begitu mengapa ada pemeluk Hindu yang masih mudah goyah oleh iming-iming? Salah satu jawabannya adalah mereka tidak mampu menikmati logika yang ada dalam Hinduisme. Mengapa mereka tidak mampu menikmati logika Hinduisme? Itu karena mereka tidak mempunyai dasar (paling tidak Itihasa atau Purana) yang dapat dijadikan background knowledge untuk menerima logika Hindu pada tingkatan yang lebih tinggi selanjutnya. Mengapa mereka tidak mempunyai dasar? Itu karena tidak mendapat pembelajaran agama yang layak di bangku SLTP/SMU (terutama di daerah transmigrasi). Mengapa tidak mendapat pembelajaran yang layak? Ya, karena tidak ada guru agama Hindunya, perlu dicatat bahwa banyak sekolah di daerah transmigrasi yang 40-50% siswanya beragama Hindu tetapi tidak ada guru agama Hindunya, sedangkan guru agama lain di sekolah yang sama bisa kelebihan (dua atau tiga orang). Mengapa tidak ada guru agama Hindu sedangkan lulusan IHD/UNHI begitu banyak?”  Ini tentu politik yang dapat menjawabnya. Lagi-lagi kita tidak punya corong (pengeras suara/penyambung lidah) untuk menyampaikan kepentingan Hindu kepada pemerintah. Kita kalah (bukan karena minoritas jumlahnya, tetapi minoritas orientasinya). Maaf…saya terbawa emosi, kok jadi ngelantur ya?

Baiklah agar lebih relevan dengan judul tulisan ini, saya kembali kepada ilustrasi di depan. Satu pertanyaan yang belum dapat dijawab oleh Si Slamet, atau bahkan mungkin oleh sebagian dari penganut Hindu (terutama yang masih awam/kurang pendidikan), “Mengapa ada orang kaya dan orang miskin?”  Sebenarnya pertanyaan ini bisa diperluas menjadi, “mengapa ada orang cantik dan ada orang jelek? Mengapa ada orang sempuna fisiknya dan ada pula yang cacat? Mengapa banyak orang baik pekerja keras tetapi hidupnya melarat dan berumur pendek, sedangkan yang jahat yang pemalas selalu bergelimang kemewahan dan berumur panjang, dan seterusnya…

Inilah ajaran Hindu. Kita punya jawaban yang logis  untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu yaitu ‘Hukum Karma’. Ini merupakan ajaran fundamental. Bagaimana bekerjanya hukum karma? Apapun yang kita tanam, demikian juga yang akan kita petik. Jika kita melakukan perbuatan jahat maka kita akan memetik penderitaan nantinya, begitu juga kalau kita berbuat baik kita akan memperoleh kebahagiaan. Tak ada kekuatan di dunia ini yang dapat menghentikan perbuatan yang menghasilkan buah. Setiap pemikiran, perkataan dan perbuatan ditimbang dengan neraca abadi yaitu keadilan Tuhan. Hukum karma tidak mengenal ampun. Tidak ada suap menyuap atau keputusan yang salah dalam hukum karma.

Benda-benda di alam semesta ini tak akan terjadi secara kebetulan atau dengan cara di luar aturan. Mereka terjadi dalam rangkaian yang beraturan. Ada hubungan yang jelas antara apa yang kita lakukan dengan apa yang akan terjadi nanti. Setiap kegiatan menghasilkan akibat, yang memberi kita ganjaran (hasil) atau buah yang sepantasnya, yang juga mempengaruhi karakter kita. Ia tertinggal berupa kesan dalam pikiran kita, dan kesan ini akan mendorong kita untuk mengulangi kegiatan itu lagi. Kesan ini akan mengambil bentuk riak-riak gelombang pemikiran dalam pikiran karena rangsangan dari luar maupun dari dalam.

Karma bukan saja berarti perbuatan, tetapi juga hasil dari perbuatan. Sesungguhnya akibat dari perbuatan bukanlah sesuatu yang terpisah dari perbuatan itu sendiri. Bernafas, berpikir, berbicara, melihat, mendengar, makan dan sebagainya adalah karma. Suatu perbuatan atau pemikiran yang menyebabkan suatu akibat itulah karma. Pendeknya, hukum karma maksudnya adalah hukum yang mendatangkan akibat. Ibarat pohon menghasilkan benih dan menjadi penyebab adanya benih.
Bagaimana karma dibentuk? Manusia memiliki tiga sifat dalam dirinya yaitu icca (keinginan perasaan),jnana (tahu) dan kriya (kehendak), yang ketiganya ini membentuk karma. Kita mengetahui benda-benda seperti meja, kursi, pohon. Kita merasakan kebahagiaan atau kesedihan. Kita juga berkehendak untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu dan sebagainya.
Di balik kegiatan, terdapat keinginan dan pikiran. Keinginan akan sebuah mobil misalnya muncul dalam suatu pemikiran, lalu kita berpikir untuk memilikinya, keinginan, pemikiran dan kegiatan berjalan bersama-sama bagaikan tiga utas benang yang diplinti (dipintal) menjadi tali dari karma.
Keinginan menghasilkan karma. Kita bekerja dan berusaha untuk mencari benda-benda yang menjadi keinginan kita. Karma menghasilkan buah berupa kesenangan atau penderitaan. Konsekuensinya adalah Roh/Atman yang merupakan percikan dari Brahman harus lahir berulang-ulang (reinkarnasi) untuk memetik buah karma. Inilah hukum karma.

Bila kita menanam sebutir benih, ia akan tumbuh menjadi kecambah, lalu tumbuh daun-daunnya, kemudian bunga dan berkembang menjadi buah yang juga mengandung benih di dalamnya. Benih mangga akan menghasilkan mangga juga. Tak akan ada semangka berbuah durian! Benih yang sama akan menghasilkan jenis buah yang sama.

Apapun yang kita taburkan dengan perbuatan, semua itu akan kembali kepada kita. Bila kita membuat orang lain senang melalui pelayanan, amal dan perbuatan-perbuatan baik, kita menaburkan kebahagiaan seperti sebutir benih, maka hal itu akan memberi kita buah kebahagiaan.
Bagaimana dengan istilah ‘nasib’?  Pemikiran membentuk karakter kita. Bila kita menunjukkan pemikiran mulia, kita akan mengembangkan karakter mulia, dan jika kita menunjukkan pemikiran jahat maka kita mengembangkan karakter nista. Ini merupakan hukum karma yang tidak dapat diubah. Oleh karena itu, kita dapat mempertimbangkannya dalam membentuk karakter kita dengan mengusahakan pemikiran yang luhur. Ingat, pemikiran merupakan cikal bakal perbuatan. Bila kita memperturutkan pikiran untuk merenungkan kebaikan kita akan melakukan perbuatan terpuji dan tentu saja baik. Prilaku atau adat istiadat menunjukkan karakter kita. Pengusahaan prilaku baik memerlukan disiplin dan kewaspadaan terus menerus. Kita menaburkan perbuatan dan memetik kebiasaan, kita menaburkan kebiasaan dan memetik karakter, kita menebarkan karakter dan memetik nasib. Oleh karena itu nasib merupakan tatanan kita sendiri yang kita bangun. Hal yang paling penting adalah bahwa kita dapat melepaskannya dengan menunjukkan pemikiran mulia dan melakukan perbuatan bajik serta mengubah cara berpikir kita.

Ada tiga macam karma yaitu sancita (timbunan karma), prarabdha (karma menyuburkan) dankryamana (rangkaian karma). Sancita adalah semua timbunan karma masa lalu yang terlihat pada karakter manusia, pada kecenderungan-kecenderungannya, pembawaan, kemampuan dan keinginan-keinginannya. Prarabdha adalah bagian dari karma masa lalu yang harus dipertanggungjawabkan oleh tubuh sekarang ini yaitu bagian dari sancita karma yang mempengaruhi kehidupan manusia pada inkarnasinya yang sekarang, yang siap untuk dipetik dan tak dapat dihilangkan atau diubah. Prarabdhakarma adalah karma yang telah dimulai dan benar-benar memikul buahnya, dan dipilih dari timbunan sancita karma. Kriyamana adalah karma yang sekarang sedang dibuat untuk masa depan.

Dalam kepustakaan Weda terdapat pengandaian yang indah. Pemanah baru saja melepaskan anak panahnya dan telah mengistirahatkan tangannya. Ia tak dapat menarik kembali anak panah tersebut. Ia baru saja akan menembakkan anak panah yang lain. Kumpulan anak panah dalam tabung panah dipunggungnya adalah sancita. Anak panah yang telah dilepaskan adalah prarabdha. Anak panah yang baru akan dilepaskan adalah kriyamana.

Pengandaian lain yang juga indah adalah gudang sembako (dolog) merupakan sancita, sembako yang diambil dan dibawa ke warung pengecer untuk dijual saat itu juga adalah prarabdha dan sembako yang di bawa ke warung pengecer untuk dijual nantinya merupakan kriyamana.


Keseluruhan timbunan karma (sancita) dapat dihancurkan dengan pencapaian pengetahuan dari Brahman yang abadi. Sancita dapat diubah sama sekali dengan menunjukkan pemikiran-pemikiran Ilahi yang luhur serta berbuat bajik. Kriyamana karma dapat dihancurkan dengan penebusan dosa upacara prayascitta, dan dengan melepaskan pemikiran tentang badan melalui Nimitta Bhawa (sikap bahwa seseorang merupakan alat di tangan Tuhan), dan Saksi Bhawa (sikap bahwa seseorang merupakan saksi bisu dari perbuatan, indriya dan pikiran) ***