Selasa, 24 Januari 2017

Pangeran Berkuda Putih

Kamu pernah nonton film-film kartun buatan Walt Disney? Yang ada princess-princessnya gitu.. Sebut aja dari Jasmine-nya Aladdin, Aurora si Putri Tidur, Cinderella si Upik Abu, Snow White dengan 7 kurcacinya, Belle di Beauty and The Beast, Rapunzel yang berambut super panjang, sampai Esmeralda dengan si Bungkuk. Pasti pernah kan? Apa persamaannya kira-kira?
No way, aku gak mau bicarain soal putri yang lemah lembut dan gak bisa apa-apa sampai sang Pangeran Berkuda Putih datang menyelamatkan dia.. I don’t believe in such story at all.. Buat aku, there is no such thing as cheesy love story and happily ever after >.<”  Cinta itu berat, susah, sakit, dan mesti diperjuangkan guys!
Buat aku persamaannya adalah soal 1 Pria yang Tepat untuk seumur hidup. Widiiih, berat boo bahasannya hakhakhak.. Duhh jadi mendadak mellow deh.. Mari kita dengarkan lagu yang bikin inspirasiku mendadak muncul ini.

Everything was fine the way it was… Normal and ordinary…

Then there was you, so randomly too.. And now you’re staring at me..

No one can choose WHO they fall for, or WHEN they fall, or HOW they fall, or WHY…

I, well I fell for you and I must wait.. it’s only a matter of time…

Hadeeuuuh.. ini lagu bikin menjelajah ke masa lalu aja deh.. wkakaka.. Jadi gini ya, duluuu banget.. di suatu ruang dan waktu di sudut otak saya, kembali ke masa ospek pas masuk SMU.. Ada 1 adegan, pas lagi baris berbaris buat nunggu giliran dimarahin kakak senior dimana saya di barisan cewek semua yang di wajibkan menunduk menatap ke tali sepatu masing-masing, kok mendadak bulu kuduk berasa meremang ya.. Kaya ada yang natapin secara intense gitu.. Saya bukan paranormal, dan juga bukan titisan Mama Loreng.. Tapi tau kan rasanya perasaan gelisah, gak nyaman, dan pipi berasa memerah hikhikhik  >.<”
Otomatis saya pelan-pelan menengadahkan kepala saya, celingak celinguk, cari sumber gangguan siapa sih iniiih yang bikin gak nyaman berasa lagi di pelototin.. Dan.. Omaigoaaaatt (Oh Kambingku- Red.) kaya yang disamber, geledek di siang hari bolong di dalam ruangan aula yang panas ini. Dhuaaarr… DhuuuaRRR!!
Saya sempat jaga saling kontak emosi dari mata ke mata (Saling pelotot-pelototan- Red.) sekitar 7 detik deh! Mau lebih lama, takutnya saya meleleh di tempat kaya agar-agar atau kaya balon dikempesin pake jarum wkakaka.. Terus takut ketahuan kakak senior juga, emang situ mau disuruh squat jumps di tempat 30x?
It was a destiny! Dengan dorongan emosi dari anime-anime dan komik jepang (Manga- Red.) yang dulu jadi bacaan wajib saya tiap malam.. Senyumnya…  Bibirnya merah banget menggoda deh.. Dengan tarikan sudut yang agak miring ke atas kanan, ngga simetris gitu.. Kesan jahil dan nakalnya dapeeet banget >.<”  Dagunya juga lancip dan sempurna, ada sedikit belah di tengah, kaya niru pahatan bangsa Yunani yang suka jadi dongeng pengantar tidur saya.. Yess!!.. I love that view, lanjooottt… beberapa derajat ke atas.. Oooo pipi dan rahangnya, gosh.. is that real? Saya sampe kudu nginjek kaki teman di sebelah saya buat mastiin saya gak lagi ngelindur.. Adduuuh!! Melotot deh temen di sebelah saya, yang bahkan saya belum kenal nama nya, wong baru masuk hari pertama 😀
Eh si dia, malah kedipin sebelah mata ngeliat reaksi saya.. Duhhh, malu nya.. Seolah jatuh tercebur ke sumur tanpa dasar, tanpa pegangan dan pinggiran.. Daleeeem banget…  …… Byuuuurrr!! Mata nya dong… Wuidiiihh.. Mata hitam kelam, setajam mata burung pemakan bangkai yang udah puasa 7 hari 7 malam (Elang sudah terlalu mainstream, you know.. -Red.) Bernaung dengan angkuhnya di bawah sepasang alis tebal dan hitam melengkung.. Lord, please let me savour this precious moment for the rest of my life.. Dalam hati, saya ga berhenti komat kamit baca doa, eakakakakaa..

Everything was cool the way it was.. Just me, my thoughts, and I….

Then there was you, so randomly too.. The way that you walked by….

No one can choose WHO they fall for, or WHEN they fall, or HOW they fall, or WHY…

I, well I fell for you and I must wait.. it’s only a matter of time…

Mungkin doa saya terjawab… Karena sampai detik ini saya masih belum berhasil melupakan kenangan itu di sudut memori otak saya, yang masih banyak ruang kosongnya wkakaka.. Gagal move-on ? Ngga juga.. Saya udah menemukan seorang pria yang sudah bersumpah untuk menghabiskan seluruh sisa hidupnya bersama dengan saya 🙂 Tapi, sometimes when I was alone and feeling blue… Ingatan saya memutar adegan itu lagi ke dalam seluruh panca indera saya.. Dan saya kembali ke masa itu, tersesat di bawah sorot mata dia. Ya, dia.

I will wait for you, my darling..

And I will wait for you….

https://seword.com/urusan-hati/pangeran-berkuda-putih/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar